Satu Hari Soundwalk di Kota Paris oleh Amanda Nitidara

Waktu : 2 Maret 2014
Lokasi : Paris

Photo credit: http://es.wikipedia.org/wiki/Paris: Panorámica de París desde lo alto de la Torre Montparnasse

Minggu pagi sekitar pukul 9, saya memulai perjalanan berkeliling kota Paris. Tujuan perjalanan hari itu untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di sekitar kota Paris, terutama yang berada di sekitar Sungai Seine. Berjalan kaki dari penginapan menuju tempat-tempat tersebut, sambil menikmati pemandangan kota saya juga menikmati suara-suara yang dihasilkan oleh alam, kota, dan penduduknya. Di beberapa saya juga menyempatkan untuk mengambil rekaman audio menggunakan HP.

Pagi hari di Paris, kota masih sepi dan belum sibuk dengan kegiatan. Tidak banyak suara dari kegiatan penduduk kota maupun dari lalu lintas di jalan-jalan utama, yang terdengar hanya suara langkah kaki dari beberapa pejalan kaki dan orang yang sedang lari pagi . Lokasi pertama yang saya kunjungi yaitu Taman Luxemburg. Tiba disana sekitar pukul 10 pagi, mulai terlihat aktivitas dari beberapa penduduk kota. Mulai terdengar suara-suara aktivitas di antaranya saya mendengar suara dari orang yang sedang lari pagi -suara sepatu menggesek tanah berpasir di bawahnya-, suara wisatawan yang berkunjung –percakapan, beberapa wisatawan rombongan sekolah bernyanyi sambil mengelilingi taman, dan suara dari shutter kamera, penduduk kota yang sedang menikmati libur akhir minggu –suara roda kereta bayi, sepeda, motor dari perahu mainan, anak-anak yang bermain-, dan juga suara alam –bebek di kolam di depan taman, suara rintik air dari air mancur di tengah kolam-.

Tujuan kedua yaitu Katedral Notre Dame. Berjalan dari Taman Luxemburg menuju Notre Dame, terdengar suara lalu lintas yang mulai padat di jalan-jalan yang saya lalui. Pejalan kaki juga mulai memenuhi kota, baik itu wisatawan maupun penduduk, menghasilkan suarapercakapan di sepanjang jalan yang saya lewati. Ketika melalui Sungai Seine dan melintas diatas salah satu jembatan, saya menyempatkan diri untuk mengambil gambar dan menikmati suasana di atas Sungai Seine, derak air sungai terdengar lirih ketika ada kapal yang melintastepat di bawah jembatan tempat saya berada. Tiba di Notre Dame dan memasuki katedral,terdengar suara riuh dari upacara keagamaan yang sedang berlangsung. Beberapa pendetadi tengah ruangan membacakan ayat-ayat dan juga suara jemaat yang turut bernyanyi. Di tengah-tengah upacara saat saya berjalan berkeliling katedral, terdengar suara dari pipe organ yang dimainkan. Suara pipe organ tersebut mengiringi suara nyanyian dari jemaat.
Suara di dalam katedral terdengar keras dan menggema. Ini tentunya disebabkan oleh bentuk dari katedral itu sendiri yang besar dan langit-langit tinggi serta material dinding yang keras dan reflektif. Di beberapa pilar saya juga menemukan loudspeaker terpasang yang membantu mendistribusikan suara ke seluruh aula katedral. Saya sempat merekamsekitar satu menit suara-suara tersebut sebagai dokumentasi soundscape dari lokasi yang saya kunjungi. Di atas tower Notre Dame, saya juga mendengar bunyi dari lonceng katedral tersebut menunjukkan pukul 12 siang, selain itu suara angin yang cukup kencang juga terdengar di atas tower.
Perjalanan dilanjutkan dari Notre Dame menuju Museum Louvre. Suara yang terdengar sebagian besar merupakan suara dari kendaraan dan juga pejalan kaki. Bangunan museum yang megah dan luar biasa besar, memukau seluruh wisatawan yang berkunjung. Suara riuh dari wisatawan yang mengantri memasuki museum bercampur dengan suara angin dan suara gemericik air dari air mancur besar yang berada di sekitar piramid kaca, pintu masuk museum. Di dalam museum sendiri yang ramai terdengar adalah suara pengunjung, pengunjung yang ramai dan suara yang agak bergema karena ruangan besar, penuh dengan material reflektif, dan langit-langit yang tinggi.
Menjelang sore hari, perjalanan dari Louvre dilanjutkan ke taman di sekitar Louvre dan kemudian berjalan menyusuri Sungai Seine. Di sekitar taman dan ruang terbuka di Paris, suara yang terdengar yaitu suara dari hewan –burung, anjing- dan suara air dan angin. Menyusuri Sungai Seine derak air sungai terdengar lebih jelas, karena saya berjalan di tepi sungai. Di sepanjang sungai juga terdapat taman-taman bermain kecil yang digunakan oleh keluarga-keluarga bermain dengan anaknya. Terdengar suara anak-anak bermain, suara bola yang dipukul, dan suara sepatu roda.

Perjalanan saya berlanjut hingga malam dan menyempatkan untuk mengikuti tur pesiar di Sungai Seine. Sepanjang tur sembari menikmati pemandangan saya juga terus mendengarkan suara dari rekaman audio yang menjelaskan mengenai lanskap di kota Paris yang sedang kami lalui. Kapal yang saya naiki berpapasan dengan kapal tur lainnya yang menyediakan tur dengan tema dansa. Ketika berpapasan, terdengar suara musik yang dimainkan dari kapal tersebut mengiringi orang-orang yang menari menikmati musik dan Paris.

Caption:

1. Paris di pagi hari, sepi dari kendaraan dan juga penduduk. Suasana tenang.
2. Burung-burung di taman menghasilkan kicau yang menyenangkan.
3. Taman Luxemburg. Suara gemericik air, burung, dan bebek di dalam kolam.
4. Aktivitas penduduk dan wisatawan di Taman Luxemburg
5. Pengunjung Katedral Notre Dame menambah riuh suara di dalam katedral bersamaan dengan nyanyian jemaat dan juga suara pipe organ.
6. Lalu lintas di jalan-jalan utama mulai padat di siang hari, terdengar suara-suara deru mesin dan klakson dari kendaraan.
7. Sungai Seine, derak air terdengar semakin kencang saat kapal melintas.
8. Museum Louvre. Ramai suara pengunjung, angin, dan juga gemericik dari air terjun di sekitar piramid.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s