Aplikasi AVR (Acoustics Virtual Reality)

Sedang bermimpi seandainya sistem AVR saya sudah lengkap,… kira-kira seperti ini yang bisa saya lakukan:

1. Bisa jualan desain concert hall/convention hall/home theater dengan lebih mudah, karena user bisa diberikan experience “riil” secara virtual apa yang akan mereka dapatkan nantinya…..

2. Bisa nonton pertandingan mderby Manchester United vs Manchester City di dalam listening/multimedia room saya di rumah seolah-olah duduk di baris terdepan South Standa Old Trafford (lengkap dengan sensasi riuhnya suara penonton disekitar kita)…… dan manchester city menang…:) … atau bahkan seolah-olah ikut berlari dan menendang bola di dalam lapangan (sesekali merebut bola dari CR….😉

3. Bisa menikmati komposisi-komposisi klasik dari koleksi DVD atau CD saya seolah-olah berada di tengah penonton di Grosse Musik vereinsall Vienna….

4. Bisa merasakan suasana interior bangunan-bangunan cantik dan penting di dunia dari listening room di rumah…

5. kalo beli tiket di bioskop atau gedung pertunjukkan lainnya, bisa milih tempat duduk dengan kondisi mendengar dan visual yang paling pas dengan selera….

6. Bisa leyeh-leyeh di kamar tidur, seolah-olah berada di peristirahatan di dataran tinggi, mendengar gemericik air, kicauan burung, dan merasakan semilirnya angin…… atau seolah-olah berada di tepi pantai lengkap dengan suara deburan ombaknya….

Ah…. kapan ya sistemku lengkap….:)…. (masih mencari partner yang mau melengkapi sistem AVR ku dengan persepsi visual….:)…

mau menambahkan mimpi yang sudah setengah jadi ini?…:)

 

9 thoughts on “Aplikasi AVR (Acoustics Virtual Reality)

  1. (masih mencari partner yang mau melengkapi sistem AVR ku dengan persepsi visual….:)

    mau menambahkan mimpi yang sudah setengah jadi ini?

    ayo!

    saya mau nyumbang, walau mungkin belum bisa dibilang setengah sisanya..😀

  2. Bikin group Multi Modal Perception yuk…🙂

    hayuk lah!

    pengetahuan saya tentang CVPR untuk VR masih cetek tapi semoga kalo ada wadahnya bisa lebih cepat berkembang.

  3. Pak Joko, salam kenal, saya pernah dipameri amplifier monoblok tubelamps, wow stagingnya keren banget pak. Mendengarkan itu saya bisa mengira-ngira posisi vocal, drum dimana. Padahal cuma stereo aja pak, malah dia bilang ini gak pake transistor, walah… ternyata ada tekno retro juga.

    Mengapa bisa begitu ya Pak?

    sayang cita2 mencoba ruang adiwijogo belum kesampaian… bisa dibuatkan openhouse adiwijogo Pak? masa cuma anak 133 dan 173 aja yg pernah menikmatinya.

    Thanks sudah mampir, efek staging memang bisa diciptakan dengan berbagai macam cara Pak… dengan stereo tentu saja juga bisa… karena pada hakekatnya efek staging akan dideteksi oleh sinyal yang diterima oleh kedua telinga kita dan diproses di pusat sensori dengan membandingkan sinyal yg masuk telinga kiri dan kanan tadi. Hanya masalahnya adalah kalau kita mendengarkan dengan sistem stereo, katakanlah kita dengarkan gitar lebih dominan dibagian kanan kita belum tentu sesungguhnya ada disana (tergantung pada track yg mana gitar tsb direcord), terkecuali kalo rekaman dibuat dengan tambahan pembobotan fungsi transfer sistem kepala manusia dan diplayback dengan posisi LS tertentu atau menggunakan headphone. Sedangkan dengan AVR, setiap alat musik akan disimulasikan tepat di tempatnya dimainkan, jadi meskipun kita mendengarkannya sambil bergerak muter-muter, ya suaranya tetap berasal dari posisi yang sama….
    Untuk Adhiwijogo, kalau ingin berkunjung, anytime silakan datang ke LabTek VI lt 3, Laboratorium Akustik teknik Fisika ITB, insya Allah akan ada yang mengantar ke lab Adhiwijogo

  4. Pak Joko, Apa kabar?

    Hmmm. Setau saya di lab GAIB PRODI Informatika STEI ITB sedang membuat sistem kehidupan virtual atau lebih kadung sidebut sebagai virtual reality. Waktu saya mendengarnya kelihatannya prospeknya cukup bagus apabila digabungin dengan AVR.

    Rencana dari lab GAIB tersebut adalah menciptakan miniatur Indonesia beserta dengan interaksi sentuhnya. Tampaknya merupakan proyek yang menjajnjikan apabila antara IF fdan FT bisa berkerja sama membangusn sistem virtual reality yang komplet.

    Bermain Game bisa lebih enak, mendengarkan musik secara Live, serta hidup sosial di Internet semudah menggerakkan wiimote saat bermain nintendo wii.
    Bagaimana Pak Joko? tertarik untuk dicoba?

  5. selain efek lokasi , efek ruang,
    kalo mereproduksi suara dari ruang dengan bahan spesifik seperti ruang dari kayu jati, mahoni, dll apa sudah bisa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s