Impulse Response

Untuk mewujudkan suatu Acoustics Virtual Reality, metode utama yang digunakan adalah konsep auralisasi. Auralisasi adalah sebuah proses untuk memberikan pengalaman mendengar secara binaural (sesuai persepsi riil manusia yang menggunakan kedua telinganya untuk melakukan aktifitas mendengar), baik melalui pemodelan fisik maupun matematik, medan akustik dari model pada posisi tertentu. (lihat link di tulisan tentang AVR sebelumnya untuk detail auralisasi). Oleh karena itu, untuk mewujudkan proses auralisasi paling tidak ada 2 hal yang harus diperoleh, yaitu data medan akustik ruang riil dan suara yang ingin didengarkan. Untuk mendapatkan data medan akustik ruang riil (maupun virtual), anda bisa melakukan dua hal. Yang pertama dengan menggunakan geometrical modeling space/ruang itu (seperti halnya anda menggambarkan ruangan 3 dimensi menggunakan AutoCAD) dilanjutkan dengan simulasi medan akustik menggunakan software simulasi yang ada misalnya EASE, CATT, ODEON, RAMSETE, dsb. Yang kedua dengan melakukan pengukuran langsung pada space yang ingin anda dengarkan. Dari kedua cara itu, anda akan memperoleh file medan suara binaural dari space yang anda ingin dengarkan. Apabila anda ingin mendengarkan suatu sinyal suara, misalnya sebuah komposisi lagu, seolah anda mendengarkannya pada suatu posisi dalam space itu, maka anda tinggal melakukan proses konvolusi sinyal suara anda dengan file medan suara binaural yang telah anda simulasikan atau ukur tadi. Tentu saja, sinyal suara yang anda konvolusikan harus merupakan sinyal suara yang direkam dalam ruangan yang bebas pantulan (anechoic recording atau studio recording tanpa modifikasi).

Salah satu metode untuk mendapatkan medan suara binaural dari suatu space adalah metode pengukuran Impulse Response. Metode ini pada prinsipnya adalah mendapatkan response ruangan apabila suatu sinyal impulse dibunyikan didalamnya. Response ruangan didapatkan dengan membandingkan sinyal impulse yang telah berinteraksi dengan ruangan terhadap sinyal impulse masukan. (konsep fungsi transfer). Dari file response impulse ini anda bisa menganalisis parameter-parameter akustik dalam ruangan/space misalnya waktu dengung, intelligibility dan Clarity (D50 dan C80), medan spatial (LEF, IACC). (akan saya tuliskan tentang parameter akustik ini dalam tulisan yang lain).

Jadi misalnya anda ingin mendengarkan lagu kesukaan anda seolah-olah penyanyinya menyanyikannya di Royal Albert Hall London atau Carnegie Hall atau Grosse Musik Vereinsall Wina, anda tinggal mencari rekaman anechoic (bebas pantulan/dengung ruang) dari lagu favorite anda itu dan Impulse Response disalah satu ruangan itu. Dengan mengkonvolusikan kedua file tersebut anda akan mendapatkan pengalaman mendengar secara virtual dimanapun anda berada melalui Headphone anda.

Salah satu site yang memiliki beberapa data Impulse Response (IR) yang bisa anda download adalah www.acoustics.net

Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s