Saya Joko Sarwono. Sehari-hari berkegiatan sebagai staff pengajar di Program Studi Teknik Fisika – ITB. Selain mengajar dan melakukan penelitian, saya juga memberikan konsultansi dan melakukan desain yang berkaitan dengan Akustika Ruangan dan Sistem Tata Suara. Pada saat tidak berkutat dengan kesibukan akademik dan konsultansi, saya menikmati hobby saya memotret (photografi) dan menonton pertandingan sepakbola, terutama Liga Premier Inggris.
Weblog ini dibuat terutama untuk mendokumentasikan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan saya di Teknik Fisika ITB maupun kegiatan-kegiatan yang terkait dengan Akustik dan Sistem Tata Suara. Beberapa dokumentasi perjalanan akan coba saya sajikan di bagian “perjalanan”.
Semoga bermanfaat
Salam
Joko Sarwono
Pertamax…
Salam kenal Pak…
Dosen TF-ITB ya? berarti kenal sama Pak Sutanto dong??
betul mas… insya Allah kenal…:)…
Kita punya banyak persamaan Pak. Satu, bidang penelitian kita berkaitan dan bisa saling melengkapi. Kedua, saya juga hobi motret. Pengalaman saya jeprat-jepret di berbagai tempat saya share di http://jelajahdunia.wordpress.com
salam,
arry akhmad arman
http://kupalima.wordpress.com
iya betul Pak, sedang saya coba susun juga bbrp ceritera perjalanan…. mudah2an bisa saya launch….
Ketemu lagi blog dosen itb… wah kayaknya kalo diagregasi bagus juga…
Kalau blog dosen ITB diagregasi, nampaknya 50% isinya dari pak BR deh hehe.
Salam kenal Pak, saya juga hobby jeprat jepret. Mohon ijin untuk ngelink blog Bapak di blog saya.
Salam,
Hari Jonathan
http://harijonathan.wordpress.com
Seperti nya saya juga mulai memikirkan untuk membuat blog pak
Dh,
salam pak Joko, senang sekali setelah berkunjung ke weblog bapak. banyak informasi dan ilmu yang bisa didapat dari bapak.
saya mau minta masukan dari bapak mengenai soudproofing & absorption.
saya punya ruangan uk. 3 x 5 m dengan tinggi 3 m dan berniat memanfaatkan ruangan tersebut untuk studio latihan (band). mohon bantuannya agar bisa diberi masukan dari Pak Joko mengenai bagaimana caranya membuat dinding, ceiling, flooring dan pintu dan material apa yang baik agar suaranya tidak kedengaran dari luar ruangan sehingga tidak menggangu tetangga.
terima kasih
Suyanto
Pontianak
kondisi ruangan sekarang 3 x 3 rencananya mau saya tambahkan 2 m lagi sehingga menjadi 3 x 5. kondisi saat ini lantai cor dilapisi dengan keramik lantai uk. 30×30cm, dinding sepertinya beton (susunan batako) dan langit2 dengan material triplek. mengingat budgetnya juga terbatas pak. mohon masukannya untuk material yang paling efektif dan efisien untuk hasil maksimal.
apakah perlu dibuat dinding lagi dengan susunan material seperti (glasswool-GRC board/gipsum-karpet) dalam ruangan dan dikasih jarak dari dinding yang ada ? (seperti yang pernah saya baca dari beberapa sumber)
mohon masukan dari pak Joko.
terima kasih
asw, pak joko…
wah ternyata pak joko bloger juga yah..
salam buat kawan-kawan pak…
wassalam
terima kasih banyak untuk waktu dan ilmunya pak…
untuk langit2 hanya dilapisi triplek biasa (kayu) langsung ke genting metal.
untuk pembuatan dinding baru didalam ruangan, apakah boleh langsung menempel di dinding yang ada atau harus diberi jarak/celah ? untuk lantai apakah efektif jika diatas keramik di buatkan lagi flooring dengan material kayu/lainnya ?
idealnya untuk sebuah ruangan kedap suara seharusnya susunan materialnya seperti apa pak… (untuk lantai, dinding, langit2 dan pintu).
oh iya, foto2 di galery nya bagus-bagus pak.. itu anak-anak pak Joko..? saya juga senang jepret2 pak.. hanya saja blm menggunakan dslr, masih pake yang pocket, masih amatir pak.. : )
terima kasih
sebaiknya diberi space udara Pak utk dindingnya. Untuk ceiling perlu dipikirkan utk menghindari bocornya suara lewat langit-langit…. penambahan foam/rockwool dengan density yang besar mungkin bisa menolong….
utk lantai, bisa juga diatas keramik diberikan parket atau karpet dengan underlayer….
Wah pak Joko ini hobby nulis juga rupanya. semoga blognya bermanfaat.
Salam,
Wisnu
Tulisannya bagus-bagus…
Semangat, Pak… ^^
Ketemu lagi blog dosen ITB…
Salam kenal, Pak. Tetap semangat nge-blognya! *biar semakin banyak bacaan saya*
Assalamualaikum Pak Joko…
Salam hormat dr saya….alumni FT yg sering main blog juga dan kebetulan ketemu blog-nya pak Joko.
Saya dulu sempat ketemu Pak Joko di tahun-tahun terakhir kuliah saya, sekitar tahun 2003.
Wass,
Nova
Wah… ilmunya menarik nih Pak
Btw kapan-kapan gedung DPR minta dihitung lagi akustik ruangannya Pak… Soalnya mereka jadi pada agak2 budek ya?.. Saya curiga ini mungkin soal tata askustik ruangan sidangnya
Salam kenal dari pinggiran Pak…
Wah… Pakar Akustik pasti pinter main musik donk, Pak? ( Halah, ada hubungannya nggak ya? )
Btw, makin banyak Bapak-Bapak Dosen yang ngeblog nich! Bisa belajar online di internet sekarang. Salam kenal, Pak!
Salam kenal Pa, saya mahasiswa di gedung yang sama, tapi bukan di prodi yang bapak ajar, saya tertarik dengan ilmu akutik dan aplikasinya, tapi saya tertarik di akustik bawah air, apakah pada prinsipnya sama ilmu akustik ruangan dengan akustik bawah air, apa hanya dibedakan mediumnya saja,
terimakasih sebelumnya, bolehkah saya link blog Bapak
Saya baru tahu kiprah Bapak setelah kasus Urip nih …
Hebat Pak!
Salam kenal Pak Joko.
Sy mahasiswa TK-UNPAR. Sy suka ngutak-utik eq, surround, fidelity, dll di komputer, tapi gak tau ilmunya. Sy sering ke TF-ITB. Sy baru tau adanya ilmu akustik ini dari tempelan2 abstrak di depan lab fisban.
Kalau mau mendalami ilmu ini dasarnya dari apa Pak Joko? Dengan latar belakang TK, diperbolehkan tidak kalau saya mendaftar S-2 di fisban?
Kalau ada waktu, boleh tidak ketemu di kampus, Pak? Kebetulan sy sedang TA dengan Pak Endra, dekat dengan lab fisban.
Pak, bapak jadi salah satu caleg DPR-RI ya?
Halo lagi Pak Joko.
Meneruskan tanggapan pak Joko di atas, dalam minggu2 ini ada waktu kosong, Pak? (rencana dalam minggu depan sy akan ke TF)
Pak Joko punya alamat korespodensi, Pak (e-mail)? Biar bisa sering diskusi.
Thx banyak sebelumnya Pak.
pak,,, saya butuh masukan ni,, tentang akustik bawah air… bapak ada ide ga???
Asslm WW
Wah blog Bapak sangat membantu saya dalam bahan TA saya. klo kira2 saya konsultasi macam2 dengan Bapak mengenai TA saya apakah boleh?
sebelumnya saya pingin tanya tentang waktu dengung yang ideal untuk ruangan bagian dalam dari masjid yang bentuknya persegi panjang, berapa kisarannya Pak? karena saya cari literaturnya di sini gak ada Pak, adanya cuman yang untuk Gereja.
atas jawabannya saya ucapkan terima kasih yang banyak
nice to find your blog pak Joko…
salam dari labtek XI,’
TfR
Met siang om, dari rumah (web) mama arza kesasar kesini. Salam buat bi heni, cetta, ditto dan eyya ya..
Pak,mau tanya nih, kalau sim card yg hpnya ndak diaktifkan apa bisa dilacak dengan alat yang canggih? dan apa betul fungsi emas yang ada di sim card bisa memancarkan signal wtrimsalaupun sudah dikeluarkan dari hp? trims sebelumnya
Pak Joko, apakah bisa konsultasi untuk tata akustik buat Mesjid dilingkungan rumah saya?
Apakah bisa via japri pak?
THANKS
Salam Kenal Pak Joko Nama saya Randy,saya ingin meneliti aksutika dari alat musik daerah tapi saya bingung metode apa saja yang bisa digunkan ? apa yang bisa diteliti sehingga dapat berbobot skripsi?? gimana cara nelitinya??apakah bapak punya referensi penelitian tesis mengenai akustika suatu alat musik??,Tolong hubungi saya di ApsatRandy@yahoo.com,Atas Bantuannya saya ucapkan trimakasih
Pak, saya dr TF ITS. Mau nanya ttg Microphone Array boleh tidak? bgmn cara menentukan jarak antar mic pada mic array dan jarak mic dgn obyek? Utk keperluan skripsi Pak,,
Salam kenal p’ joko.Nama saya Antonius P Simamora,saya s1 teknik sipil,tetapi belakangan ini saya tertarik mempelajari akustik pak,dan saya telah melakukan terapan.Saya mau tanya pak,seberapa efektifkah material cellulose fibre sebagai bahan insulasi akustik?Bagaimana dengan kajian density dari material akustik pak?Selain perforated, fabric menurut bapak apa material lain yang menjadi bahan finishing..
Bagaimana saya bisa memperoleh STC 60?dan ada berapa grade STC dan bagaimana sistem nya bekerja kalau saya menggunakan cellulose fibre?
Bagaimana memilih cellulose fibre yang baik untuk insulasi.Dan yang terakhir pak,untuk ruangan kamar operasi berapa decible yang diijinkan pak,lalu untuk ruang genset misalkan kapasitas 2 x 1500 kVa,bagaimana sistem nya dengan ketebalan dinding dan insulasinya pak.Terima kasih sebelumnya pak
Rgds,
Anton
Untuk ruang operasi, sebaiknya NC < 20 dB.
Hello… p Joko,
mohon info dan bantuannya….
saya mempnyai ruangan u/ 20×40-50
dengan ketinggian plafon [ gypsum ] 15 M, dinding permanen dengan jendela min berbahan alumunium…
lantai keramik60×60, dan lantai panggung berbhn karpet yang dperuntukkan untuk ged. pertemua.
ruangan ini sebenarnya ruangn ibadah yang jg dperuntukkan sbg multimpurpose…
problemnya adalah :
1. terlalu banyak noise
2. terlalu banyak reverb yang lumayan mengganggu apabila sedang live musik.
saya hendak membuat semacam jebakan audio, pada bagian depn [ bag. belkng alat musik - maksud saya biar gak terlalu mantul ] dan pada bag belakang….
saya kurang begitu memahami berbagai bahan pereda atau untuk akustik untuk mengatasi persoalan saya.
nah menurut bapak apa yang harus saya lakukan awalnya dan bahan apa yang baik untuk mengatasi problem reverb ini.. karena kami akan melakukan peremajaan peralatan sound system, yang saya kwatirkan kalo ruangan gak ada jalan keluarnya – malah mubasir menggunakan sound yang baru…. bagaimana menurut pak Joko.
Terima kasih sebelumnya…
Thommye Dhea, thanks for the visit.
Ruangannya lumayan besar. Mungkin bisa dikonfirmasi dulu:
1. yang dimaksud terlalu banyak noise apa ya? apakah suara dari dalam ruangan sewaktu ada aktifitas ataukah suara dari luar ruangan ya?
2. pada saat digunakan live musik, yang mengganggu apakah energi suara yang bertahan terlalu lama dalam ruangan ataukah pemantulan yang berulang-ulang ya?
Sebelum meremajakan sound system, tampaknya ruangannya harus diperbaiki dulu.
Apakah saya bisa dikirimi foto ruangannya ya? supaya solusinya lebih pas….
salam
JS
cara ngirim foto k blog bp. gmn y?
p, joko… terima kasih
1. noise yang saya maksudkan adalah, suara dari dalam ketika ada aktivitas… tetapi bukan dari sound
2. bener apa yang p, sampaikan bahwa memang terdapat energi suara yang tertahan lama dan mungkin itu yang membuat sound serasa gak enak d telinga, dan itu banyak terjadi untuk freq rendah.
nah u/ kasus spt ini, apa yang kudu saya lakukan p, Joko – u/gmb ruangan saya kirim kmn pak?
Terima kasih pak
Thommye, bisa diemail gbr jpeg, ke cettasarwono@yahoo.co.uk
pak Joko aku dah ngirim file jpg-nya pak.
salam Thommye Dhea
Thommye,
Thanks, saya sudah melihat fotonya. Pengamatan dari foto menunjukkan problem akustik ruangan adalah kurangnya material penyerap suara, hampir semua permukaan adalah bahan pemantul (dinding, lantai dan langit-langit). Ditambah lagi bbrp permukaan yang keras saling berhadapan. Itu sebabnya ruangan memiliki dengung yang tinggi, dan saya perkirakan ada flutter echoe juga (pantulan berulang).
So sebelum ganti sound system, ruangan harus dimodifikasi dahulu.
1. Lapisi dinding belakang dengan bahan penyerap, bisa type panel ataupun type grid absorber (penyerap yang dilindungi oleh grid-grid vertikal/horisontal dari bahan kayu atau metal) atau type perforated absorber atau dengan Acoustics Spray. Ini sangat tergantung dari budget yang tersedia.
2. Dinding samping kanan kiri sebaiknya juga diberikan treatment akustik, kalo bisa 50% luasnya dilapisi bahan penyerap (kalo memungkinkan, usahakan permukaan yang sejajar berhadapan tidak berkarakteristik yang sama, kalau sisi kanan lunak maka sisi kiri dihadapannya usahan keras). Alternatif lain, gunakan permukaan diffuse pada dinding kiri-kanan.
3. Yang agak sulit adalah memodifikasi refleksi vertikal antara lantai dan langit2. Cara paling mudah tentu saja menggunakan karpet, but tampaknya dari fungsi ruangan itu tidak mungkin dilakukan. kalau langit-langit masih mungkin diubah, ganti bbrp permukaan gypsumnya dengan acoustics material atau gypsum acoustics (misalkan Soprano nya Jayaboard atau Apertura nya Knauff atau material lunak lainnya). Bisa juga gunakan absorber type gantung, but dari sisi estetika mungkin akan membuat ruangan jadi “rame”.
Untuk sound system, kalau digunakan untuk kegiatan speech (dengan catatan ruangan ditreatment minimum), maka system terdistribusi akan lebih pas dibandingkan dengan system central.
Semoga membantu
Salam Joko
wah pak.
saya mau bikin tugas. cari refrensi. malah ketemu sama blog bapa. haha.
salute pa. XD
saya baca http://www.detiknews.com/read/2009/07/10/133037/1162684/10/sadapan-rhani-nasrudin-dibongkar-polisi-hadirkan-saksi-ahli-fonologi .
Bangga deh dosen ITB diberi kpercayaan gitu.. trus saya search nama bapak.. trus dapat deh blog & facebooknya.
Salam kenal pak.
Paulus (KL ‘08)
…salam kenal Mas Joko…apa boleh, jika mungkin hehe…saya minta tukeran linknya?…..terima kasih sebelumnya….
Salam kenal, Pak… Saya Melody. Saya ingin belajar tentang speaker identification. Latar belakang saya bukan fisika, melainkan bahasa, tapi saya ingin belajar garis besarnya dari Bapak yang sudah ahli =)
Bagaimana saya bisa menghubungi Bapak?
Terima kasih ^_^
Salam hormat pak Joko Sarwono,
Saya mau bertanya mengenai desain ruang anechoic chamber . Saya mempunyai rencana membuat ruangan tersebut dengan ukuran 4(W)X3(L)X3(H)m
Hal yang saya tanyakan kepada bapak adalah :
1. Apa material untuk dinding struktur ruangan tsb
dan Berapa ketebalan dinding tsb ?
2. Apa material peredam yang cocok untuk bagian
dalam dan luar dari dinding struktur?
3. Material Apa yang cocok untuk bagian atap/plafon
ruang tsb dan peredamnya jenis apa?
4. Untuk bagian lantainya apakah harus dipasang peredam juga ? Jika ya jenis predam apa yang cocok ?
Jika bapak berkenan mohon dijelaskan dengan lebih jelas mengenai desain Anechoic Chamber .
Terima kasih pak Joko
Salam,
Faizal
Yth Pak Joko,
salam kenal
saya salah satu mahasiswa yang menggeluti bidang akustik, dan skrg ini duduk di semester akhir, kebetulan saya ingin melaksanakan tugas akhir. tugas akhir saya awalnya adalah pembuatan tabung impedansi berbasis mikrokontroler. yang saya ingin tanyakan, saya mendapatkan kesulitan ketika menganalisis transmision loss atau bunyi yang hilang saat perambatan pada tabung. dan apakah juga tabung impedansi yang ada di indonesia sudah memenuhi SNI ? sampai saat ini saya belum menemukannya…
mohon bantuannya Pak Joko
terimakasih
salam hormat pak joko,
saya mahasiswa S1 Fisika ITS yang bidang minatnya akustik. kebetulan sedang menghadapi tugas akhir dengan tema perancangan tabung impedansi berbasis mikrokontroler. yang saya ingin tanyakan adalah apakah tabung impedansi yang ada di indonesia telah memenuhi standar SNI ? dan apa juga metode tabung impedansi memiliki keakuratan yang kurang dibandingkan metoda waktu dengung ?, karena perancangan tabung impedansi sempat ditolak karena keakuratan yang kurang.
terima kasih atas jawabannya.
Aryo, sorry agak telat balesnya
tabung Impedansi sudah banyak yg berstandard international…. kalau yg buatan sendiri, belum ada yg mentest apakah bersyarat SNI.
Pengukuran dengan Tabung Impedansi pada dasarnya digunakan utk prediksi awal koefisien absorbsi suatu bahan, yang diukur hanya absorbsi arah normal (arah random diukur dengan cara waktu dengung). Akurasinya akan ditentukan banyak faktor, ukuran diameter dan panjangnya diantaranya, krn hal itu akan berpengaruh pada frekuensi cut off pengukuran
Salam
JS